Tuesday, December 20, 2005
Penyempurnaan hasil latihan oleh guru (2)
Bahkan ada yang sampai rela pura2 kesurupan atau punya piaraan / kawan jin tertentu entah karena diwarisi embah yang barusan meninggal, berguru dilain tempat dsb. Inilah bahayanya ... bahwa 'gilanya orang meguru' itu seringkali bukan karena 'tak kuat ilmu' atau mendadak bisa liat gendruwo namun karena frustasi dan berulah sendiri yang aneh2.

Pada tahap dasar efek secara psikologis dan fisik telah bisa dilihat pada diri anda walaupun anda 'tidak peka' terhadapnya. Efek psikologis dapat diterangkan : rasa damai, tenteram, tenang, tidak emosional / temperamental, berpikir lebih jernih, perhatian pada sekelilingnya, bahkan mungkin menjadi lebih alim adalah gejala umum yang terjadi.

Mengapa bisa begitu ? Tidak lain adalah karena anda telah terbiasa berkonsentrasi dan mengikuti suatu hal rutinitas / monoton yang rekreatif / menyenangkan ... ini tidak sama dengan aktifitas rutin / monoton seperti pekerjaan yang bersifat 'beban', memacu emosi sehingga berakibat sebaliknya : depresi dan stress.

Efek yang sama dapat anda peroleh bila mendalami ritual ibadah keagamaan, sholat, mengaji, puasa sunnah dsb. secara serius dan khusuk. Ibadah adalah bentuk lain dari latihan konsentrasi yang melibatkan olah fisik juga, amati bahwa ritual ibadah juga bersifat monoton, ritmik dan berpengaruh mendalam pernafasan, sirkulasi darah dsb. apalagi terhadap psikologis seseorang !

Efek fisik secara umum adalah kebugaran, hilangnya penyakit2 ringan (pusing, pegal2, mudah lelah dsb.) serta berkurangnya penderitaan dan gejala2 'penyakit dalam' seperti kolesterol, asam urat, diabetes, darah tinggi, jantung, maag, lever, ginjal dan asma. Ilmu kedokteran menjelaskan sumber2 penyebab penyakit ini adalah pola makan, istirahat dan gaya hidup yang salah, tidak / jarang berolahraga / bergerak dan stress / depresi ditambah beberapa sebab alergi.

Latihan Olah Pernafasan tenaga dalam pada intinya adalah OLAH RAGA SEDERHANA yang bersifat 'fun' dan mengajarkan disiplin serta keteraturan, dua hal yang sudah menyelesaikan 50% kasus 'penyakit2' berat diatas. Latihan ini sangat tepat karena tubuh anda 'diajari' untuk 'menerima segala sesuatunya secara proposional sesuai kebutuhan dan kapasitas yang dimiliki', kalo kurang akan terus berusaha menambahnya, kalo sudah cukup akan berhenti dan kalo berlebih tubuh anda akan menolaknya. Ini sudah berjalan otomatis karena dengan latihan tenaga dalam mulai dari tingkat sel, jaringan hingga sirkulasi darah telah 'dipaksa' dan diset / disetel untuk bekerja dengan 'standar' yang sama di semua lini sesuai fungsi masing2. Bahkan orang2 yang kecanduan obat, narkotika dan alkohol (junkies) bisa berhenti total dari ketergantungannya setelah berlatih rutin kira2 satu sirkulasi pergantian sel tubuh (3 bulan). Kok bisa ? Ya, sangat logis : sel2 tubuh yang tergantung pada barang2 haram itu telah diganti dengan sel2 baru yang sehat dan memiliki 'antibodi' terhadap hal2 negatif tsb. (tentu pembuatan 'antibodi' ini perlu campur tangan guru yang bisa mengeset tenaga murni ybs. sebagai 'penangkal'). Kalau si penderita masih coba2 mengulangi tabiat buruknya setelah berlatih sekian lama, secara otomatis tubuhnya akan langsung menolak kehadiran barang2 laknat tsb. ! (saya kira anda sering mendengar cerita semacam ini) Secara drastis pola makan akan berubah menjadi lebih sehat, mampu beristirahat secara berkualitas dan gaya hidup menjadi bersahaja karena secara psikologis anda juga mengalami perubahan. Dua hal yang saling mendukung dan bisa dirasakan secara nyata oleh siapapun disekitar anda, bahkan oleh orang lain yang tidak memahami tenaga dalam.

Kalau anda telah mengalami efek2 psikologis dan fisik di atas dan kerabat2 terdekat anda memberi komentar 'positif' terhadap anda seperti : tambah segar, langsing, ceria dsb. Apalagi dokter menyatakan surprise atas recovery penyakit menahun anda ... adalah bukti kongkrit bahwa tenaga dalam telah 'beraksi' dalam tubuh anda, minimal latihan tersebut bermanfaat secara langsung terhadap diri anda. Lebih simpel lagi pandanglah ini secara positif tidak lebih sebagai OLAH RAGA yang menghibur sambil melestarikan budaya bangsa, NGGAK USAH MENCARI2 HAL2 YANG TIDAK MUNGKIN TERCAPAI DAN BESAR KEMUNGKINANNYA MALAH TIDAK BERMANFAAT UNTUK ANDA !
posted by Samsjul Hudha 11:17 AM   1 comments
 
1 Comments:
  • At 10:10 AM, Anonymous Anonymous said…

    buy xanax xanax brand versus generic - what is xanax usually prescribed for

     
Post a Comment
<< Home

Penguasaan Tenaga Dalam (2)
Pada tingkat lanjut anda akan memiliki kemampuan untuk tidak hanya merasakan namun juga mengendalikan (mengumpulkan tenaga disekitar perut, mengalirkan keseluruh tubuh, keluar tubuh dsb.) Dan pada tingkat warga (menjadi murid penuh - anggota dalam lingkaran perguruan) baru anda akan diberi kunci2 / teknik2 dan kemampuan untuk memanfaatkan energi tsb. sesuai dengan keperluan2 tertentu ... Pada tingkat puncak biasanya anda akan diberikan rahasia2 terdalam perguruan, diberi hak melatih dan mengembangkan ilmu bahkan diijinkan berguru pada pihak2 lain yang relevan dan tidak bertentangan dengan perguruan.

Jurus dasar bertujuan 'mengumpulkan / membentuk himpunan tenaga dalam dasar' anda pada satu wadah (solar plexus) - seluruh koordinasi dan pengendalian dipusatkan dan dilakukan dari sini, Kenapa solar plexus ? Karena wilayah sekitar pusar memiliki jaringan sel, otot dan fungsi faal tubuh yang terbanyak berkumpul dibanding daerah tubuh lainnya serta serta sirkulasi darah terbesar berlangsung - ibarat gudang penyimpanan, wilayah perut adalah yang terbesar dan terluas kapasitasnya. Dari wilayah perut ini pula transformasi energi (dari makanan) berlangsung - ingat kalo habis makan anda mengantuk karena sebagian besar sirkulasi darah (termasuk yang diotak) ditarik ketempat ini - antri untuk mendistribusikan hasil pengolahan nutrisi makanan.

Sedangkan bagi tubuh nutrisi inilah 'bahan kasarnya' energi ... Alasan lain yang mungkin agak aneh adalah : kalo dipusatkan / disimpan di tempat lain, tangan misalnya atau kaki maka tidak ada koordinasi gerak tubuh manusia yang secara langsung terfokus pada tempat tersebut, alias akan susah melatihnya. Kalau manusia beraktifitas tangan atau kaki hanya dipakai jika diperlukan, sebaliknya mana ada gerakan tubuh manusia yang tidak melibatkan perut ? Tidur sekalipun ... bukankah wilayah perut adalah pusat gerakan motorik tubuh : anda menengadah, perut ikut, melangkah ikut, demikian pula duduk. Lagipula perut adalah titik tengah (center) bagi titik2 lain diseluruh tubuh, kalo perut menjadi gudang energi adalah tepat karena energi dapat disalurkan keseluruh tubuh dengan cepat - jaraknya relatif sama, dari perut ke kepala - tangan - kaki dst.

Bagaimana pula dengan orang cacat tangan / kaki, apa bisa mengolah tenaga dalam ... lha kalo di perut (nggak mungkin orang nggak punya perut - kalo iya pasti nggak hidup) orang invalid sekalipun masih memiliki peluang untuk membangkitkan tenaga dalam. Sejalan dengan latihan jurus dasar / awal /pertama diharapkan kemampuan anda untuk berkonsentrasi juga meningkat dan sedikit demi sedikit tingkat kepekaan juga bertambah.

Gerak ritmik, monoton itu akan melatih dan merangsang fungsi syaraf tulang belakang dan otak untuk selalu 'mengikuti' rutinitas latihan itu - berarti latihan konsentrasi. Coba bandingkan dengan hipnotis, kondisi terhipnotis (mirip dengan konsentrasi) dicapai dengan pemusatan perhatian pada satu gerak ritmik monoton yang berulang2 / terus menerus.

Kemudian gerakan dan ritme nafas diubah pada jurus berikutnya sehingga syaraf dan otak menyesuaikan dengan pola baru tersebut, demikian berulang2 hingga satu seri jurus dasar diselesaikan. Dengan demikian konsentrasi anda akan dilatih dalam beberapa kondisi, tinggal dengan 'jurus' yang mana anda paling cocok untuk berlatih konsentrasi - minimal setiap orang akan sesuai dengan salah satunya, karena itu jurus dasar biasanya dilatih agak lama bahkan diulang2 - baru dilanjutkan dengan jurus2 lanjutan. Selain agar himpunan tenaga murni yang anda kumpulkan selama latihan 'memenuhi syarat standar' dan sederajat dengan rekan2 seangkatan juga agar konsentrasi dan 'kepekaan' anda makin tajam.

Pada tahap ini seharusnya anda sudah bisa merasakan adanya aktifitas energi disekitar pusar 'yang tidak biasa', rasa panas dan reaksi2 magnetis (saling menarik dengan sesama rekan, terlontar akibat dorongan tenaga balik dsb.) adalah 'gejala merasakan' yang paling umum. Dan setelah 'disempurnakan / dilantik / diijazahi / dibuka' guru anda akan benar2 mampu mengendalikan sepenuhnya sirkulasi energi tersebut, mau dialirkan ke tangan, kaki, kepala maupun ke benda2 dan orang lain. Hanya saja anda masih sebatas 'menyalurkan' dan belum bisa 'memfungsikan' energi tersebut untuk tujuan2 tertentu.
posted by Samsjul Hudha 11:14 AM   0 comments
 
0 Comments:
Post a Comment
<< Home

Thursday, December 08, 2005
Penyempurnaan hasil latihan oleh guru (1)

Penyempurnaan oleh guru pada prinsipnya adalah proses 'pengumpulan' tenaga murni anda yang sebagian masih tersebar ke tempat (wadah) yang benar yaitui disekitar solar plexus alias diletakkan pada 'kantong' yang sesuai sehingga memudahkan koordinasinya. Yang kedua adalah proses 'pembersihan / pembukaan' semua saluran2 energi diseluruh tubuh yang masih terhambat karena sebab2 tertentu (latihan gerak yang tidak benar, adanya penyakit2 tertentu maupun 'kurangnya himpunan yang dimiliki' - dalam hal terakhir biasanya guru akan memberi 'hadiah' tenaga tambahan).

Bagaimana ini terjadi ? Bayangkan bahwa guru adalah sebuah magnet yang besar dan anda (murid) juga magnet namun kecil, dengan 'menggosokkan' dirinya kepada anda maka daya magnetis anda akan bertambah dan berkumpul pada satu titik. Dengan cara demikian maka setiap murid akan mempunyai 'standar' yang sama untuk melanjutkan 'pendidikan' ke tahap berikutnya.

Selain memudahkan anda untuk lebih 'memahami, mengenali dan merasakan' juga akan sangat membantu para pelatih pada tahap latihan berikutnya.

Barulah setelah itu, pada tahap selanjutnya anda akan mampu mengendalikan, merasakan serta bisa mengenali fungsi masing2 jurus. Anda harus mengulang2 latihan ini sampai mampu merasakan sebelum mengikuti tahapan selanjutnya - kalo memaksa percuma, nggak bermanfaat karena nggak tau / nggak merasakan jurus2 berikutnya itu berfungsi sebagai apa : penyembuhan, perlindungan, penyerangan maupun mengukur / mendeteksi kekuatan lain - diri sendiri ... dsb. Yang sering / biasanya terjadi adalah : karena banyaknya murid, tidak sempat pelatih memperhatikan atau membimbing satu persatu sehingga kalo anda 'tertinggal' dari yang lain itu sudah resiko dan 'seleksi alam' namun mereka juga tidak bisa mengeluarkan anda begitu saja sampai anda bosan berusaha sendiri dan mundur dengan sendirinya karena merasa nggak ada kemajuan berarti padahal kayaknya rekan2 seangkatan sudah pada 'melejit'. Kalaupun ada yang nekat melanjutkan, gengsi atau sudah terlanjur 'nyombong' sebelumnya akan membohongi diri sendiri dengan pura2 bisa atau mulai melakukan penyimpangan2 agar bisa 'menutup kekurangannya' di mata rekan2 dan pelatih.


posted by Samsjul Hudha 12:59 PM   0 comments
 
0 Comments:
Post a Comment
<< Home

Penguasaan Tenaga Dalam (1)

Kunci penguasaan tenaga dalam salah satunya adalah konsentrasi selain metode / teknik olah pernafasan. Akan saya coba jelaskan lebih dalam :Melihat 'kasus' anda, bisa dibilang anda sudah mampu membangkitkan tenaga dalam anda ... walaupun masih belum mampu 'merasakan'. Seberapa kuat tenaga dalam anda saat ini tidak seorangpun yang tahu karena energi tidak memiliki batas, yang bisa anda ukur hanyalah akibat dari penggunaan energi itu. Kalo anda bisa menjebol tembok dengan tangan kosong maka orang hanya bisa menduga berapa kg. tenaga yang dibutuhkan untuk melakukan hal itu - SATU HAL SAJA - sedang berapa banyak kekuatan yang anda miliki seluruhnya TIDAK DIKETAHUI.


Kikir patah dengan tenaga dalam ?

Siapa tahu saat melakukan itu anda bahkan tidak meneteskan satu biji keringatpun atau malah sudah abis2an. NOBODY KNOWS, yang jelas tenaga dalam adalah energi murni potensial yang siap sewaktu2 dipergunakan kalau diperlukan. Tidak usah susah2 berlatih, dalam keadaan kepepet dan nggak sadar bisa saja energi itu muncul . Apalagi anda sudah melatih / membangkitkannya, minimal kemungkinan energi itu dimanfaatkan semakin besar. Namun karena anda belum mampu 'merasakan' dan 'mengendalikannya' maka anda tidak bisa menyalurkannya sesuai 'keperluan' yang dikehendaki. Pada dasarnya membangkitkan tenaga dalam dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, banyak metode mampu mewujudkannya hanya dalam beberapa 'langkah jurus dasar' saja - ini bisa berarti hanya beberapa menit latihan - namun pada tahap ini anda tidak menyadarinya (belum bisa merasakan). hanya guru atau pelatih yang bisa 'membaca' untuk selanjutnya menetapkan 'porsi latihan' yang sesuai dengan 'kapasitas wadah' anda.

Tingkatan jurus dasar bisanya berupa satu gerakan atau satu seri gerakan fisik yang berfungsi melatih / menekan aktifitas otot perut, jonjot2 / solar plexus dan sirkulasi darah / stabilisasi ritme jantung sehingga 'volumenya' bertambah. Diikuti metode pernafasan tertentu (intinya adalah pernafasan perut dan meningkatkan VO2MAX paru2), gerakan2 yang bersifat monoton, ritmik itu akan memaksa anda untuk berkonsentrasi pada satu hal saja yaitu gerak jurus dan pernafasan serta 'merasakan aktifitas' di dalam tubuh anda : sirkulasi darah (efek langsung latihan ini adalah keteraturan - sinkronisasi, efektifitas dan efisiensi fungsi nafas dan jantung - berakibat pada kelancaran sirkulasi darah) dan arus energi yang mengumpul di sekitar pusar.


posted by Samsjul Hudha 12:58 PM   0 comments
 
0 Comments:
Post a Comment
<< Home

Apakah "Tenaga Dalam" Itu ?


Saya tidak yakin apakah tenaga dalam itu memang ada ? bisa dijelaskan ?

-Semua itu tergantung dua hal , pertama keterbukaan pikiran anda untuk menerima hal baru Kedua apakah anda bersedia untuk mempraktekannya. Sebab tenaga dalam adalah ilmu praktek anda baru bisa mempercayainya setelah mempraktekan, merasakan sendiri bagaimana kekuatan tenaga dalam itu melemparkan atau membenturkan tubuh anda.

+ Anda mengatakan bahwa yang bisa meyakinkan kita ialah keterbukaan pikiran kita menerima hal yang baru. Apakah itu berarti bahwa tenaga dalam merupakan penemuan baru ? apakah pada zaman dahulu belum ada ilmu tenaga dalam ?

-Tenaga dalam adalah istilah baru, tetapi tenaga dalamnya sendiri sudah ada sejak zaman dahulu kala. Jika kita membaca sejarah babat tanah jawa, kita ketahui bahwa tenaga dalam sudah ada sejak zaman raja-raja di Indonesia yang pada waktu itu namanya bukan tenaga dalam. Orang zaman itu menamakannya dengan istilah kesaktian, kadigdayan,linuwih, dll.. Tetapi sejak kaum terpelajar kita keranjingan metode ilmiah segala sesuatu yang berhubungan dengan kesaktian telah dianggap sebagai tahayul dan omong kosong karena diangap tidak masuk akal dan ilmiah. Oleh karena kita pada umumnya tidak mempercayai bahkan membuangnya , maka tidaklah keliru jika tenaga dalam dikatan sebagai suatu hal yang baru.

SUMBER TENAGA DALAM.

+ Akhir akhir ini bermunculan puluhan mungkin juga ratusan perguruan, Lebaga,Yayasan Olah raga Seni Pernafasan tenaga dalam . Siapakah yang pertama kali menciptakan latihan tenaga dalam ? dan perguruan mana yang bisa dikatakan sebagai sumber ilmu tersebut ?

- Tidak ada data yang otentik siapa yang pertama kali menciptakan ilmu tenaga dalam. Hal ini tidak akan diketahui sampai selamanya dikarenakan setiap perguruan mempunyai sejarah yang berbeda dan masing masing mengklaim bahwa perguruannyalah yang paling tua dan baik. Hal serupa juga terjadi dikalangan perguruan beladiri seperti kung fu, karate, pencak silat, untuk mengetahui perguruan mana yang layak disebut sebagai sumber tenaga dalam diperlukan penelitian dan menghargai kebenaran sejarah.

APAKAH MANFAAT TENAGA DALAM BAGI KEHIDUPAN MODERN ?

+ Orang berbondong bondong belajar tenaga dalam, tidak ketinggalan para pejabat, cerdik pandai apakah yang mereka harapkan dari tenaga dalam ? bukankah tenaga dalam hanya suatu ilmu untuk bela diri ?

Pada awalnya memang ilmu tenaga dalam digunakan hanya untuk bela diri, tetapi setelah dikembangkan ternyata dapat dipergunakan untuk memecahkan berbagai macam problema dalam kehidupan masyarakat modern. Seperti berikut ;

  1. Bisa dipergunakan untuk bela diri jarak jauh,melempar musuh tanpa harus menyentuh, yang sangat tepat untuk menghadapi musuh/penjahat yang menyerang dengan mengunakan senjata tajam.
  2. Meningkatkan derajat kesehatan terutama bagi yang menjalankan latihan secara rutin.
  3. Guna menyembuhkan orang sakit secara individu. Maupun massal.
  4. Untuk menghadapi serangan santet/ilmu hitam
  5. Memagar rumah, harta benda dari pencurian, kejahatan

Sehingga banyak menarik minat kalangan masyarakat modern untuk mempelajarinya.


posted by Samsjul Hudha 12:52 PM   0 comments
 
0 Comments:
Post a Comment
<< Home

Peranan Seni Pernafasan Satria Nusantara

Oleh : Nyoman Djigeh


Menurut Departemen Kesehatan R I sehat adalah sejahtera jasmani, dan rohani. Disini tampak adanya beberapa hal yang tidak dapat di usahakan oleh SPSN misalnya, membebaskan seseorang dari keadaan cacat yang terlanjur terjadi atau kehilangan bagian tubuh sejak lahir. Selain itu, memberi kesejahteraan secara langsung juga diluar jangkauannya. Dengan demikian agaknya lebih tepat dikatakan dalam meningkatkan kesehatan jasmani.

Secara tidak langsung peningkatan kesehatan seseorang akan menambah peluang baginya untuk meraih kesejahteraan jasmani yang lebih tinggi. Mengenai penyembuhan penyakit, dikenal berbagai cara, seperti penyembuhan secara psikologis, penyembuhan secara fisioterapi, penyembuhan menggunakan obata-obatan, pengobatan dengan akupuntur, dengan akupresor dan pengobatan dengan tenaga PRANA .

Tentang keberhasilan dari berbagai cara pengobatan tadi tentu saja tidak ada yang luput dari kegagalan di dalam hal-hal tertentu.

Bila kita menilai cara pengobatan tertentu dengan jalan pkikiran cara pengobatan lainnya misalnya, cara pengobatan dengan tenaga dalam ditinjau dengan mengunakan perangkat cara pengobatan konvensional tentu saja tidak akan didapat jawaban yang memuaskan. Masing-masing cara pengobatan mempunyai landasan pikirannya . Misalnya , cara pengobatan akupresor mendasarkan penyembuhannya kepada rangsangan yang siberikan pada bagian tertentu dari tubuh, tangan tau kaki , yang akan mampu mempengaruhi syaraf yang mempersyarafi organ tubuh tertentu seperti hati, usus, kepala, mata,ginjal, paru-paru dan lainnya.

Itulah sebabnya pada penderita penyakit hati misalnya si penyembuh akan menekan atau mempengaruhi dengan panas daerah tertentu pada telapak tangan atau kaki.

Filosofi akupuntur yang dilandaskan atas keseimbangan YIN-YANG dianggap sesuai dengan homestasis ilmu kedokteran konvensional. Dikenal adanya meridian yang menghungkan titik-titik akupuntur yang satu dengan lainnya. Jadi akupuntur dikatakan mempunyai sifat fisik: tegangan tinggi, hambatan rendah dan organ khusus. Pengobatan dengan tenaga prana yang mempercayai adanya garis-garis meridian, yang bertindak menyalurkan prana dari suatu daerah organ ke organ lainnya.

Bila terjadi sumbatan pada suatu tempat dari meridian tertentu maka akan terjadi bendungan / penumpukan prana (energi) pada suatu organ tertentu dan hal ini bisa menyebabkan sakitnya seseorang dapat dilihat dari adanya AURA yang mengelilingi tubuh tadi. Sesuai yang diamati oleh peserta SN Schuurmans (belanda), bahwa aura yang membungkus tubuh manusia mempunyai warna tertentu. Bila suatu organ sakit misalnya bahu ia melihat aura pada (yang menutupi) organ tadi berwarna abu-abu, sedangkan bagian yang tidak sakit berwarna kuning kemerah-merahan atau kuning emas.

Schuurmans juga menjelaskan bahwa anaknya yang selalu marah tidak menentu juga memiliki aura yang tidak cerah.

SYARAT-SYARAT YANG HARUS DIPENUHI UNTUK MENJADI SEHAT.

Tubuh manusia terdiri dari berjuta-juta sel yang untuk kelangsungan hidupnya memerlukan makanan, demikian pula ampas-ampas metabolisme (bersifat racun) harus segera dikeluarkan dari dalam sel.

Sel sel dari beberapa jaringan tubuh setelah jangka waktu tertentu mati dan ini harus diganti dengan sel baru untuk melanjutkan tugas sel yang telah mati. Bila jaringan tubuh melakukan kerja maka ia perlu energi, dan energi ini asalnya harus dari makanan. Makanan tadi haruslah sesuai mengenai jenis dan banyaknya dengan apa yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh.

Disamping air yang harus cukup, umum telah mengetahui istilah empat sehat lima sempurna, yaitu karbohidrat (nasi,ubi,jagung), protein (daging, ikan kedelai), sayur dan buah-buahan yang menjadi sumber vitamin dan mineral bila ditambah dengan satu gelas susu maka menu tadi menjadi sempurna.

Seperti yang dijelaskan tadi bahwa bagian-bagian makanan tadi haruslah sesuai dengan kebutuhan. Bila sakah satu kurang atau jumlahnya lebih ini akan mengakibatkan sakit. Bila sjumlahnya lebih untuk bagian makanan tertentu, hal ini juga akan menimbulkan sakit.

Saat ini dikenal penyakit kegemukan yang banyak menyusahkan penderita terutama wanita muda. Misalkan kekurangan zat besi, bisa menimbulkan anemi, kurang vitamin B1 menyebabkan penyakit beri-beri dan ganguan syaraf dan seterusnya.

Walaupun seoseorang melakukan senam untuk menghimpung tenaga dalam bila makanannya tidak memadai maka bukan kesehatan yang akan meningkat melainkan munculnya penyakit. Perlu dikemukakan disini bahwa jumlah air dalam tubuh harus cukup agar pengankutan makanan dan O2 kejaringan dan pengangkutan sisa-sisa metabolisme dari jaringan terlaksana dengan mudah.

Air yang diangap cukup kira-kira 3 sampai 4 liter perhari. Dengan cukupnya air maka pembuangan ampas-ampas metabolisme melalui keringat dan urine lancar sehingga badan terasa segar dan resiko terbentuknya batu dalam saluran urine menjadi kecil. Kekurangan yang berlansung lama mengenai zat-zat tertentu atau ampas-ampas metabolisme yang bertumpuk lama dalam tubuh, misalnya di dalam usus, bisa menimbulkan kanker.

Penyakit-penyakit karena kekurangan tadi tidak dapat diatasi dengan menambah tenaga dalam kepada penderita. Dalam hal ini bahan yang dibutuhkan tadilah yang dapat membantu jika zat yang kurang tadi telah diberikan.

Perimbangan antara kerja dan istirahat haruslah sesuai. Secara umum telah diterapkan lamanya jam kerja adalah 8 jam perhari . 7-8 jam untuk tidur dan jam sisanya untuk santai. Bila sel-sel tubuh melakukan kegiatan untuk jangka-jangka waktu tertentu, maka sel-sel tadi membutuhkan istirahat untuk menjalani perbaikan-perbaikan seperlunya. Bila sel-sel tadi dipacu terus menerus tanpa memberikan kesempatan untuk istirahat maka bisa terjadi bahwa ampas metabolisme (racun) tertimbun sehingga orang tadi merasa tidak nyaman lagi, pusing. Mual, dan sebagainya.

Peserta latihan S.N dapat meningkatkan kegiatannya misalnya 10-12 jam perhari tetapi tidak untuk selamanya. Emosi dan pikiran harus benar yaitu seseorang harus selalu berfikir mengenai kebaikan dan kebahagian, hal ini akan memberikan kesempatan pada pabrik-pabrik dalam tubuh untuk menghasilkan zat-zat yang diperlukan misalnya , antibody, enzim, hormon dan sebagainya.

Sebaliknya bila berada dalam keaadaan stress yang disebabkan karena selalu takut atau hal lain semacamnya, maka pabrik-pabrik dalam tubuh kita kerjanya menjadi kacau, jantung akan dipacu terus tekanan darah menjadi tinggi, sistem pencernaan dan saluran urine kacau.

Hubungan antar manusia yang benar, tidak suka bertengkar, tidak dendam dan mau menolong atau memaafkan orang lain. Selalu mohon petunjuk Yang Maha Kuasa agar dibimbing ke jalan yang benar.

posted by Samsjul Hudha 11:19 AM   3 comments
 
3 Comments:
  • At 1:49 PM, Anonymous Anonymous said…

    I will not concur on it. I regard as polite post. Particularly the appellation attracted me to review the whole story.

     
  • At 12:34 PM, Anonymous Anonymous said…

    Opulently I assent to but I dream the list inform should have more info then it has.

     
  • At 9:14 AM, Anonymous Anonymous said…

    http://technologiesuae.com/#pill can i take 2mg of xanax at once - buy xanax europe

     
Post a Comment
<< Home

Pengobatan Energi Tenaga Dalam

SYARAT PENGHUSADA

1. Anggota Satria Nusantara (SN) yang aktif yang mempunyai kemampuan dan kemauan.

2. Sehat lahir bathin, percaya serta memiliki mental yang baik.

CARA LATIHAN

A. Kosentrasi pemancaran getaran di telapak tangan

Fungsi : Menembakkan getaran ke arah yang sakit

Cara :

· Posisi duduk bersila atau cara duduk meditasi SN.

· Kedua telapak tangan diangkat lurus ke depan sejajar dengan dada dan kedua telapak tangan mengarah ke satu titik.

· Tarik nafas yang dalam (banyak) dengan cepat tekan nafas di bawah pusar sebentar, kemudian nafas dikeluarkan dengan konsentrasi pemancaran getaran melalui kedua telapak tangan diarahkan ke tempat yang diinginkan (yang dituju).

· Tangan boleh diturunkan setelah 15 menit dan diistirahatkan kira-kira 2 menit, kemudian ulangi lagi latihan ini berulang-ulang sampai 120 menit.

B. Konsentrasi penarikan getaran pada telapak tangan

Fungsi : Menarik penyakit yang ada

Cara :

· Posisi duduk bersila atau cara duduk meditasi SN.

· Kedua tangan diangkat lurus ke depan sejajar dengan dada, kedua telapak tangan mengarah ke satu titik.

· Tarik nafas yang dalam (banyak) dengan pelan sambil berkonsentrasi menarik penyakit melalui telapak tangan dan diniatkan penyakitnya hanya menempel di telapak tangan saja. Setelah itu nafas ditekan sebentar di bawah pusar dan langsung dilepaskan nafasnya sambil melepaskan juga semua penyakit yang menempel pada telapak tangan tadi.

· Tangan boleh diturunkan setelah 15 menit dan diistirahatkan kira-kira 2 menit kemudian diulangi lagi latihan ini berulang-ulang sampai 120 menit.

C. Konsentrasi merasakan getaran pada telapak tangan

Fungsi : Mendeteksi atau mencari sumber penyakit.

Cara :

· Kedua telapak tangan berhadapan dan sambil berkonsentrasi merasakan getaran pada kedua telapak tangan.

· Kedua tangan ini dilatih bergerak secara pelan (halus) ke arah mana saja yang kita inginkan dan sainbil berkonsenftui merasakan getaran yang ada disekeliling tubuh kita.

· Gerakan-gerakan di atas dilatih berulang-ulang sampai dapat merasakan getaran yang ada di sekitar tubuh kita.

CARA PENGOBATAN

A. Umum

1. Memohon/berdoa kepada Tuhan YME agar apa yang ingin kita kerjakan berhasil.

2. Semua apa yang ingin kita kerjakan harus dasarkan kepada niat.

3. Sebelum mengobati kita harus mendeteksi atau mencari sumber penyakit, sebaiknya dilakukan pendeteksian ke seluruh tubuh.

4. Secara umum pengobatan dilakukan dengan tembak dan tarik kecuali pada penyakit tertentu sesuai petunjuk.

5. Lama pengobatan tergantung pada konsentrasi dan pengalaman mengobati.

6. Setiap kali selesai mengobati jangan lupa 'dipagar' agar semua penyakit yang sudah keluar tidak dapat masuk lagi.

B. Khusus

1. Batu ginjal

Salurkan Tenaga Dalam ke daerah ginjal dari belakang dengan niat mendorong batu ginjal agar keluar ke ureter, tarik dari depan dengan niatan keluarkan dari saluran kencing, kalau memungkinkan diberikan air putih yang sudah diisi dengan niat menghancurkan dan memperlancar saluran kencing.

2. Nyeri di bagian ginjal

Salurkan Tenaga Dalam di daerah sekitar ginjal & sampai rasa nyeri berkurang.

3. Diabetes (gula)

Salurkan Tenaga Dalam di daerah pankreas.

4. Pusing, nyeri kepala, migrain

Salurkan Tenaga Dalam di daerah yang nyeri atau sakit dan dibersihkan dengan nafas hisap di daerah yang nyeri atau sakit.

5. Mata

Salurkan Tenaga Dalam di antara dua mata, niatkan tenaga kita menyebar ke sekeliling mata.

6. Telinga

Salurkan Tenaga Dalam di daerah mastaoid, letaknya di telinga bawah bagian belakang.

7. Susah tidur

Salurkan Tenaga Dalam di daerah tengkuk atau leher atas bagian belakang melingkar ke otot mata.

8. Asma

Salurkan Tenaga Dalam di daerah tenggorokan kemudian ke paru-paru.

9. Paru-paru

Salurkan Tenaga Dalam di dada kiri dan kanan.

10. Hidung

Salurkan Tenaga Dalam di mulai dari daerah dahi terus ke hidung dan ke samping kiri dan kanan hidung.

11. Darah tinggi

Salurkan Tenaga Dalam di jantung, ginjal dan tengkuk.

12. Darah rendah

Tarik daerah jantung.

13. Jantung kambuh dan sesak

Salurkan Tenaga Dalam di daerah jantung sambil berkonsentrasi agar irama jantung mengikuti irama yang kita inginkan.


14. Susah kencing

Salurkan Tenaga Dalam di daerah ginjal kiri dan kanan arah ke prostat (daerah kelamin) dan bila memungkinkan diberi air putih yang sudah "diisi" dengan maksud agar aimya dapat memperlancar kencing.

15. Nyeri haid

Salurkan Tenaga Dalam di daerah bawah pusar.

16. Tangan dan kaki berkeringat

Salurkan Tenaga Dalam pada telapak-telapak tangan dan kaki serta beberapa persendian yang lain.

17. Tangan dan kaki sulit digerakkan

Salurkan Tenaga Dalam di daerah beberapa persendian dan telapak kaki.

18. Keluhan daerah perut

Salurkan Tenaga Dalam pada daerah yang terdeteksi ada gangguan atau yang sakit.

19. Segala macam kanker

Salurkan Tenaga Dalam di daerah yang sakit dan ditarik.

20. Rambut rontok

Salurkan Tenaga Dalam di daerah kepala bagian syaraf-syarafnya agar rambut dapat subur kembali.

Inilah diantara sekian banyak penyakit yang dapat kita obati dan masih banyak lagi penyakit-penyakit yang lainnya.

Catatan :

· Sering diadakan komunikasi terhadap pasien.

· Pasien dianjurkan sering kontrol/datang untuk diobati kembali.

· Frekuensi pengobatan tergantung dari berat ringan penyakit. Pada kasus berat semakin sering semakin baik. Kecuali penghusada mampu mengobati dan mengunci dengan baik.

posted by Samsjul Hudha 11:17 AM   0 comments
 
0 Comments:
Post a Comment
<< Home

Penutup
Dengan memahami dan menelusuri Sunnatullah untuk diri manusia dan memanfaatkannya, sebenamya merupakan perwujudan rasa syukur kita kepada Allah bahwa kita dijadikan makhluk yang sempurna. Kalau mau kita syukuri nikmat Allah itu, tentu nikmat akan ditambah. Kesehatan bukan segalanya, tetapi tanpa kesehatan tidak ada artinya segalanya. Sumber daya manusia hanya akan berarti bila dilandasi oleh kesehatan yang prima. Satria Nusantara dengan caranya yang khas mencoba memberikan satu sumbangan latihan yang mencakup semua aspek pengolahan; olahraga, olahmental dan olahsosial, dengan harapan Ketenangan dan kebahagiaan hidup seseorang tergantung kepada kesehatan fisik, mental dan sebagainya. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain.




posted by Samsjul Hudha 11:16 AM   0 comments
 
0 Comments:
Post a Comment
<< Home

Pernafasan Bergerak dan Manfaatnya

Pernafasan bergerak adalah pengolahan pernafasan yang dilakukan bersamaan dengan melakukan gerak tertentu/jurus.

Cara Latihan Pernafasan Bergerak

Pernafasan bergerak dikerjakan sebagai berikut:

· Gerakan tungkai:

Tungkai membentuk posisi kuda-kuda rendah, kedua kaki sejajar, ujung kaki kesamping berlawanan arah. Telapak kaki digesekkan ke bumi dan kedua tumit ditemukan satu sama lain pada setiap gerakan kaki maju sejengkal.

· Gerakan tangan:

Jurus untuk tingkat Dasar, 10 jurus untuk tingkat Pengendalian 1, 6 jurus untuk tingkat Gabungan Dasar. Untuk tingkat Dasar, pada awal gerakan, nafas ditarik sebanyak mungkin melalui hidung, kemudian ditekan dan ditahan dibawa perut sambil menggesek telapak kaki maju sejengkal yang disebut satu langkah kuda-kuda, seiring seirama denga gerakan tangan. Untuk I kali menekan dan menahan nafas minimal dilakukan 15 langkah, setelah itu nafas dikeluarkan, juga melalui hidung. Kemudian atur nafas dengan tarik dan keluar nafas 2 atau 3 kali, lalu dilanjutkan dengan latihan tagi. Latihan dilakukan selama 90 menit dan ditutup dengan latihan pernafasan duduk akhir selama 10 menit.

Manfaat Latihan Pernafasan Bergerak

Manfaat pernafasan bergerak dapat ditinjau dari 2 sudut:

A . Biolistrik

Dengan posisi kuda-kuda rendah, kedua telapak kaki sejajar, dengan ujung jari kaki kesamping berlawanan arah akan memberikan pengaruh tedadinya interaksi gaya Newton yang semakin besar, sehingga semakin mengaktifkan pusat energi manusia dan interaksi antara medan listrik bumi dengan medan listrik tubuh juga diharapkan akan terjadi semaksimal mungkin.

Gesekan pada telapak kaki saat kuda-kuda maju sejengkal, dimaksudkan untuk polarisasi sehingga tedadi pengaturan muatan positif dan negatif dalam tubuh semakin teratur, seperti pada peristiwa gesekan listrik bahan tidak berinuatan dan yang ben-nuatan menjadi teratur positif dan negatifnya sehingga menghasilkan suatu medan bio-elektromagnetik.

Inspirasi (tarik nafas) memberikan oksigen kepada darah sehingga darah (arteri) bersifat basa. Setelah lama ditahan maka carbon dioksida menumpuk, suasana menjadi asam. Asam dan Basa merupakan katalisator dalam reaksi organik. Pada katalisa asam umum, biasanya efektifitas sebagai katalisator sesuai dengan kekuatan asamnya.

Penahanan nafas yang semakin lama menyebabkan suasana darah semakin asam sehingga reaksi-reaksi organik dalam darah semakin dipacu dan meningkat, maka energi akhir yang dihasilkan semakin besar. Dalam keadaan larutan asam, elektron-elektron akan diserap dari lingkungan (asam merupakan akseptor pasangan elektron) sehingga elektron-elektron juga akan banyak dihasilkan dengan latihan pernafasan ini. Dengan gerakan jurus-jurus, energi dan elektron yang dihasilkan diarahkan keseluruh organ, kelenjar dan jaringan tubuh lain sehingga seluruh generator listrik yang terdapat dalam jaringan akan mendapat suplai energi dan elektron (charged) yang memadai.

Timbulnya penyakit tidak lain disebabkan energi listrik yang disuplai kejaringan tubuh kurang memadai, tidak semestinya, akibat adanya ketidakberesan atau kekurangan pada sistem generator listrik jaringan, kelenjar atau organ yang bersangkutan. Dengan memiliki sistem generator listrik yang baik, akan menjamin kerja jaringan, kelenjar atau organ lain dengan baik pula.

B. Fisiologis

Dengan penahanan dan penekanan nafas di bawah perut sambil bergerak menyebabkan keadaan hipoksik (kekurangan oksigen) pada paru, berlanjut ke darah dan berakhir pada seluruh sel jaringan tubuh, terutama pada sel-sel otot yang aktif. Dengan demikian akan melatih dan merangsang seluruh sel tubuh melalui mekanisme hipoksia agar tetap tegar dalam menghadapi kemiskinan akan oksigen, tidak hanya sel-sel ototnya saja. Sel adalah satuan terkecil dari tubuh manusia. Secara biologis, kehidupan manusia tergantung pada kehidupan sel, dan kesehatan manusia juga tergantung pada kesehatan sel-selnya. Dengan tetap dapat bertaban tegar dalam kemiskinan oksigen, maka tentu saja fungsi sel-sel akan menjadi semakin baik dalam keadaan oksigen normal.

Manusia dapat bertahan hidup tanpa makan sampai 10 hari asalkan masih dapat minum, sedangkan puasa yang biasa dilakukan berkisar 14-18 jam. Demikian pula sel-sel tubuh manusia dapat bertahan tanpa oksigen sekitar 5-8 menit. Dalam latihan Satria Nusantara, sel-sel itu dipuasakan dari oksigen selama melakukan jurus yaitu 30-45 detik. Dengan demikian dari sudut Ilmu Faal dapat dikemukakan bahwa manipulasi oksigen yakni membuat sel-sel tubuh kekurangan akan oksegen adalah cara yang sangat fisiologis untuk merangsang sel-sel tubuh meningkatkan dirinya.

Beberapa manfaat langsung dapat diperoleh dari mekanisme ini:

· Bertambahnya jumlah haemoglobin darah. Hal ini bisa ditemukan pada pemukim di pegunungan, dengan suasana oksigen tipis, jumlah Hb mereka lebih tinggi. Penderita anaemia dapat sembuh dengan mekanisme ini.

· Penelitian dapat menunjukkan bahwa olah raga biasa meningkatkan IgG, IgM dan netrofil yang merupakan sebagian dari elemen-elemen ketahanan tubuh. Tentu saja diharapkan latihan yang secara fisiologis mampu merangsang seluruh sel-sel tubuh dengan mekanisme hipoksianya akan memberikan hasil yang lebih dalam meningkatkan elemenelemen ketahanan tubuh tersebut. Penderita yang mengidap virus hepatitis B tetapi tidak disertai gejala penyakit dan tanpa kelainan pada tes fungsi hatinya dapat menggunakan mekanisme ini sebagai upaya altematif yang sangat fisiologis untuk merangsang sel-sel tubuhnya agar mengadakan perlawanan dan membentuk zat antinya.

· Latihan hipoksia Satria Nusantara juga akan menyebabkan orang menjadi lebih tahan terhadap akibat dari serangan penyakit kardio-vaskular khususnya yang bersifat ischamic. Ischamic artinya ialah kekurangan oksigen bagi sel-sel jaringan yang bersangkutan akibat dati kurangnya pasokan darah. Misalnya ischamic stroke (otak) dan ischamic miokard Jantung). Pada orang-orang yang telah berlatih dengan latihan hipoksida tentulah akan mendapat akibat yang lebih ringan karena sel-seinya telah terbiasa dan terlatih terhadap kekurangan oksigen.

· Melatih sel-sel dengan menghadapkannya pada kemiskinan oksigen tidak mustahil dapat mencegah dan bahkan menyembuhkan penyakit-penyakit keganasan (tumor, kanker), oleh karena sel-sel ganasnya pada umumnya mempunyai tingkat metabolisme yang sangat tinggi sehingga membutuhkan oksigen lebih banyak untuk pertumbuhan ganasnya. Sel-sel demikian lebih peka terhadap kekurangan oksigen sehingga akan lebih dahulu terganggu sampai ke tingkat yang fatal, sementara sel-sel normal belum sampai ke tingkat itu. Sifat rakus sel-sel ganas mengambil lebih banyak zat-zat bagi pertumbuhan ganasnya inilah yang dipergunakan sebagai dasar bagi Kemoterapi keganasan di Kedokteran Barat. Akan tetapi bila cara Kemoterapi ini dibandingkan dengan manipulasi oksigen, jelas bahwa manipulasi oksigen jauh lebih aman dan praktis tanpa resiko, karena memang merupakan cara yang sangat fisiologis sehingga tidak ada resiko overdoses. Bagi mereka yang didiagnosa atau pemah didiagnosa mengidap keganasan, selagi masih mampu bergerak, sangat dianjurkan untuk secepatnya mengikuti olahraga pernafasan tenaga dalam ini, sebagai upaya penyembuhan dan pencegahan altenatif, di samping upaya konvensional melalui jalur Ilmu Kedokteran. Dalam tubuh manusia terdapat berrnacam-macam sel sesuai dengan banyaknya macam jaringan yang menyusun tubuh manusia. Semua sel tubuh manusia mempunyai potensi untuk menjadi ganas. Dengan Kemoterapi keganasan maka harus dipilih jenis obat yang paling baik diserap oleh sel-sel ganas itu. Sedangkan dengan hipoksida, manipulasi oksigen, maka semua sel-sel tubuh manusia memerlukan oksigen, sehingga oleh karenanya manipulasi oksigen merupakan cara yang universal dan aman bagi terapi keganasan. Tentu saja untuk itu diperlukan latihan yang lebih intensif yaitu frekuensi latihan lebih banyak serta waktu latihan yang lebih lama. Pada dasamya pertumbuhan ganas itu barns sebanyak mungkin diganggu.

· Normalnya fungsi sel-sel tubuh dan ketegaran serta ketahanannya dalam menghadapi berbagai keadaan yang kurang menguntungkan merupakan wujud dari derajat kesehatan dan kemampuan fungsionalnya yang lebih tinggi dari tubuh secara keseluruhan. Dengan demikian maka ditinjau dari sudut Fisiologi, Tenaga Dalam adalah ketegaran, ketangguhan dan vitalitas sel-sel tubuh yang diperoleh melalui latihan hipoksia anaerobik. Latihan dengan mekanisme hipoksia anaerobik membuat sel-sel tubuh memjadi pandai dan efisien menggunakan oksigen, yang berarti meningkatnya kemampuan fungsional dan kesehatan sel, serta merupakan cara yang sangat fisiologis pula dalam merarigsang sel-sel tubuh untuk melakukan penyembuhan bagi dirinya. Pada olah raga kesehatan umumnya adalah latihan untuk membuat sel-sel tubuh mudah dan banyak dapat memperoleh oksigen. Bila kedua latihan tersebut digabungkan, maka manfaatnya bagi kesehatan dan kemampuan fungsional jelas sangat besar. Yang satu pandai mencari oksigen, yang satu lagi pintar dan efisien menggunakan oksigen.

Manfaat Lain Yang Tidak Kalah Menarik

· Untuk membela diri secara defensif reaktif

Dengan prinsip gesekan-gesekan kuda-kuda dan jurus, biolistrik tubuh dibuat menjadi aktif memancarkan medan bio-elektromagnetik, Energi akhir dan elektron yang dihasilkan diarahkan dengan gerakan jurus untuk disimpan (charged) dalam generator-generator organ tubuh, yang sementara ini masih bersifat acak. Dengan istilah "dibuka" (lebih tepat dengan kata "adjusment") maka terjadi pengaturan generator-generator listrik organ yan semula mempunyai frekuensi/level energi yang tidak sama menjadi satu kesatuan yang kompak (sinkron). Akibatnya akan sangat menguatkan pemancaran getaran medan bio-elektromagnetik tubuh ke luar sekeliling tubuh, yang bekerja sangat aktif dan sensitif terhadap rangsangan gangguan getaran asing (tidak searah) dari luar.

Medan bio-elektromagnetik tubuh ini sebenarnya merupakan antibodi getaran manusia. Kerjanya sama dengan antibodi fisik didalam tubuh menghadapi serangan penyakit. Bekerja spontan, otomatis secara reaktif dan defensif tanpa harus diperintahkan lagi, asalkan ada rangsangan getaran asing yang datang dan mengganggu keseimbangan getaran tubuh. Semakin besar serangan getaran yang datang semakin besar pula reaksi balasannya. Salah satu serangan getaran dalam kehidupan sehari-hari adalah niat jahat.

· Meningkatkan kuat ikat molekul otot dan konsentrasi energi

Dengan latihan gerakan jurus yang teratur, lengkap dan berulang-ulang akan menghasilkan otot-otot semakin liat dan kenyal. Atiran energi teriatih untuk dikosentrasikan pada bagian-bagian tubuh yang dikehendaki, sehingga dengan latihan yang baik tubuh yang dikehendaki, tubuh akan terlatih dan tahan mendapat benturan atau pukulan benda keras tanpa terjadi cedera yang berarti. Bila digunakan untuk memukul, konsentrasi energi pada alat pukul akan cukup baik sehingga bisa menghasilkan pukulan yang keras.

· Meningkatkan rasa sosial

Kedudukan yang sama seluruh peserta seperti cara latihan, serangan tanpa tanda tingkatan, perhatian dalam latihan, baik pernafasan duduk maupun pernafasan bergerak akan mengurangi rasa egosentris seseorang sehingga rasa kebersamaan. kekeluargaan akan semakin meningkat. Hal ini otomatis akan mengurangi penyebab stress.

Dengan tekanan napas dibawah perut yang dilakukan dimaksudkan untuk menghimpun dan mengkonsentrasikan semua energi hasil latihan agar tersimpan dan tetap terpusat dengan baik di pusat energi tersebut. Setelah menyelesaikan latihan tingkat pradasar, energi hasil latihan sudah dapat dimanfaatkan untuk menolong orang lain terutama untuk mengobatiorang lain yang sakit.Penyakit apapun yang diderita seseorang, baik itu penyakit daridalam dirinya sendiri maupun dari luar, pada prinsipnya disebabkan oleh gangguan atau ketidak-harrnonisan listrik dalam tubuh. Dengan memanfaatkan himpunan energi aktif yang diperoleh selama latihan, dapat digunakan untuk membantu mengobati orang lain yang sakit yaitu dengan cara memancarkan energi tersebut kepada pasien (induksi) sehingga akan mengaktifkan dan menormalkan kembali fungsi listrik tubuh pasien tersebut. Untuk menjadi seorang pamancar (penghusada) yang baik harus dipenuhi syarat tenang / konsentrasi,niat dan nafas.

posted by Samsjul Hudha 11:14 AM   0 comments
 
0 Comments:
Post a Comment
<< Home

Pernafasan Duduk dan Manfaatnya

Pernafasan duduk awal dilakukan sebagai pemanasan (warming-up) bagian dalam tubuh sebelum melakukan pernafasan bergerak. Pernafasan duduk akhir dilakukan untuk pendinginan (cooling down) dan pengendapan tenaga hasil latihan. Pernafasan duduk juga dikerjakan diluar latihan bersamaan dengan nafas gerak.

Cara Latihan Pernafasan Duduk

Cara latihan pernafasan duduk adalah sebagai berikut:

· Duduk dengan kaki melipat ke belakang, telapak kaki dengan ujung jari kaki melingkar ke arah pantat. Tulang ekor menyentuh lantai dan punggung diluruskan. Tangan dengan jempol digenggam diletakkan pada lutut, pandangan lurus ke depan ke satu titik.

· Bila peserta lebih dari satu orang dan sejenis, maka peserta duduk merapat kiri kanan sehingga lutut saling bersentuhan.

· Bernafas teratur sambil berkonsentrasi dzikir Laa ilaha illallah bagi muslirn. Keluar masuk nafas melalui bidung, dengan diantaranya menekan nafas dibawah perut (abdominal pressing). Selang waktu tarik, tekan/tahan dan keluar nafas adalah sama yakni 10-30 detik. Pernafasan duduk dilakukan selama 10 menit.

Manfaat Latihan Pernafasan Duduk

Manfaat latihan pernafasan duduk sebagai berikut:

· Meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan sistem pernafasan yaitu dengan meningkatnya kapasitas vital paru-paru. Kapasitas vital merupakan salah satu tolok ukur bagi kemampuan fungsional sistem pernafasan. Latihan pernafasan duduk akan menyebabkan seluruh gelembung paru (alveoli) mengembang dan menjadi aktif dalam proses pernafasan, suatu cara pelatihan yang baik untuk kesehatan pernafasan. Pada olah raga biasa, pernafasan memang juga menjadi lebih dalam dan cepat, tetapi bertambah dalamnya pernafasan tidak pemah mencapai maksimal seperti halnya pada latihan pernafasan duduk ini.

· Dengan pola pernafasan duduk yang melakukan ekspirasi maksimal, inspirasi maksimal dan abdominal pressing, maka tidak hanya otot-otot pernafasan biasa yang dilatih, tetapi juga otot-otot pernafasan pembantu dan bahkan juga otot-otot dinding perut dan dasar panggul, khususnya pada saat abdominal pressing. Otot-otot pernafasan pembantu ialah otot-otot tubuh (togok) yang akan menjadi aktif membantu pernafasan bila terjadi kesulitan bernafas seperti misalnya pada penderita Asma Bronkial yang sedang mendapat serangan. Dengan latihan pernafasan demikian maka cukup banyak otot-otot tubuh (togok) ikut dalam latihan ini, sehingga wajar bila latihan pernafasan duduk saja sudah menyebabkan tubuh menjadi hangat dan bahkan berkeringat.

· Mekanisme pernafasan, khususnya pernafasan perut memperlancar aliran darah balik dari vena-vena di daerah perut menuju ke jantung. Hal ini disebabkan karena pada waktu inspirasi (tarik nafas) tekanan di rongga perut meningkat sedangkan tekanan di rongga dada menurun, sehingga darah dari arah perut ditekan, sedangkan dari arah dada dihisap. Dengan semakin tingginya tekanan di dalam perut dengan abdominal pressing maka terjadi semacam massage/pijatan terhadap alat-alat disekitar perut, sehingga aliran darah dalam alat-alat tubuh di rongga perut dan juga aliran darah balik ke jantung akan semakin lancar, yang akan lebih menjamin pemeliharaan kesehatan alat-alat dalam perut tersebut, serta juga meningkatkan kelancaran peredaran darah sistemik pada umumnya. Tekanan-tekanan yang terjadi pada alat-alat dalam perut itu, khususnya terhadap pencemaan makanan, akan merupakan rangsangan mekanik yang akan memperbaiki gerakan peristaltik saluran pencemaan makanan, sehingga dapat menyembuhkan penyakit-penyakit gangguan motilitas misalnya meteorismus (perut kembung) dan obstipasi (sembelit, susah buang air besar),

· Meningkatkan derajat kesehatan fisik dan mental sekaligus. Bila kita perhatikan diri kita atau orang lain di sekeliling kita, ada satu fenomena menarik yang berhubungan dengan ritrne pernafasan. Orang dalam keadaan marah, mengamuk, stress, ketakutan, sikap tak sabaran dan sikap mental negatif lainnya, ternyata menunjukkan ritme pernafasan yang tidak teratur, kacau-balau, tersengal-sengal. Bila dalam keadaan ini gelombang otaknya direkam dengan alat EEG, hasilnya adalah gelombang otak yang tidak normal, kacau tidak teratur. Jadi sebenamya ada korelasi antara mental, ritme pernafasan dan gelombang otak.

Sejumlah penelitian tentang Meditation dan EEG telah dilakukan, dilihat korelasi antara ritme pernafasan dan hasil rekaman listrik otak serta hubungannya dengan kesehatan fisik dan mental seseorang. Dari hasil penelitian itu dapat dikemukakan beberapa hal sebagai berikut:

Manusia biasa bemafas sekitar 16-20 kali per menit. Hasil rekaman EEG menampilkan pola gelombang otak orang yang mudah terserang stress, gampang tersinggung, suka marah dan sikap mental negatif lainnya. Secara fisik, orang demikian mudah terserang penyakit disfungsional organ tubuh seperti tekanan darah tidak normal, kolesterol tingggi, Hb darah rendah, gangguan maag, ganggguan fungsi jantung, diabetes mellitus, sesak nafas, alergi dan sebagainya. Dengan pusat kontrol yang kacau dan tidak bekerja baik, otomatis fungsi kontrol terganggu sehingga organ dan bagian tubuh menjadi disfungsional, tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya. Pada kelompok manusia yang dapat bemafas hanya 4 kali per menit, hasil rekaman gelombang otak adalah sangat teratur, yang disebut sebagai gelombang alfa. Temyata secara mental orang tersebut tidak mudah terserang stress, tidak mudah tersinggung, mempunyai rasa percaya diri yang besar, sabar dan mempunyai sikap positif lainnya. Secara fisik, tidak dijumpai penyakit disfungsional. Dengan pusat kontrol yang baik dan teratur, otomatis dapat mengontrol semua organ dan bagian tubuh bekerja dengan baik pula.

Peserta latihan pernafasan Satria Nusantara dilatih untuk bernafas dengan ritme yang teratur, pelan dan dalam disertai konsentrasi dzikir. Siklus waktunya antara 10-30 detik untuk tarik tekan/tahan dan keluar napas, artinya ritme pernafasan diperlambat dari 2 kali per menit sampai I kali dalam waktu satu setengah menit. Bila dalam latihan pernafasan sudah bisa mencapai frekuensi 2 kali per menit, maka akan menghasilkan refleks pernafasan 4-6 kali per menit. Sedangkan bagi yang sudah mampu hanya bemafas 1 kali per menit dalam latihan, akan memiliki refleks pernafasan 3-4 kali per menit. Sama dengan hasil penelitian diatas. Itulah sasaran latihan pernafasan duduk Satria Nusantara.

Kebiasaan bernafas pelan dan dalam disertai selalu ingat kepada Sang Pencipta dalam kehidupan sehari-hari akan menghasilkan ketenangan jiwa, mental yang stabil, sehingga akan memberikan pengaruh terhadap stabilitas fungsi syaraf otonom dengan semakin meningkatnya fungsi syaraf parasimpatik. Fungsi syaraf parasimpatik berhubungan erat dengan:

Anabolisme yaitu metabolisme yang bersifat membangun, yang mengarah kepada perbaikan-perbaikan terhadap kerusakan jaringan dan gangguan fungsional. Pengahambatan fungsi sistem jantung-pembuluh darah yang cenderung menyebabkan melambatnya denyut jantung dan melemasnya pembuluh darah, khususnya arterioale sehingga menyebabkan tekanan darah menurun. Peningkatan fungsi sistem lambung-usus sehingga akan memperbaiki fungsi pencernaan dan penyerapan makanan.

· Telapak kaki penuh dengan simpul-simpul saraf selalu siap memancarkan gelombang elektromegnetik dari tubuh ketika sedang latihan pernafasan. Dengan kedua ujung kaki berhadapan, diharapkan pemancaran getaran dari telapak kaki yang satu akan masuk ke telapak kaki lainnya sehingga membentuk satu siklus peredaran elektromagnetik di dalam tubuh.
·
Telapak tangan yang penuh dengan simpul-simpul syaraf dan satu generator listrik yang terletak diantara ibu jari dan telunjuk, siap memancarkan getaran dari tubuh ketika sedang latihan pernafasan. Dengan ibu jari tergenggam, dapat dicegah pemancaran getaran yang sia-sia, tidak diinginkan.
·
Tulang ekor menyentuh lantai akan menghubungkan kumparan syaraf di dalamnya, yang merupakan salah satu generator listrik, dengan listrik bumi secara langsung sehingga diharapkan terjadi interaksi Isitrik bumi terhadap listrik tubuh melalui generator listrik tersebut.
·
Punggung diluruskan akan menyebabkan aliran listrik dari syaraf pusat ke selurah organ tubuh berjalan lancar.
·
Pandangan mata lurus kedepan ke satu titik akan melatih otot-otot mata dan agar otot mata keadaannya seirama dengan otot bagian lain dalam latihan pernafasan ini.

posted by Samsjul Hudha 11:12 AM   0 comments
 
0 Comments:
Post a Comment
<< Home

Manfaat Pengolahan Pernafasan Satria Nusantara Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Seutuhnya

Oleh : Drs. H. Maryanto

PENGANTAR

Hukum alam adalah hukum Allah yang berlaku di alam ini. Betapapun tinggi ilmu dan teknologi yang dapat dikembangkan manusia, tidak mungkin dapat mengubah alam itu. Apa yang dapat dilakukan manusia tidak lain adalah menelusuri dan mencoba memahami hukum-hukum alam tersebut sehingga dengan izinnya, manusia kemudian dapat memanfaatkan hukum itu untuk meningkatkan derajat kehidupan yang semakin baik. Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah yang paling sempuma, tetapi justru sering dilupakan oleh manusia itu sendiri. Manusia dapat berjalan, berbicara, bergerak, jantung berdenyut serta berbagai aktifitas hidup lainnya di dalam tubuh merupakan peristiwa yang erat hubungannya dengan masalah listrik.

Semua alat tubuh manusia, khususnya syaraf dan otot dalam menjalankan fungsinya selalu berkaitan dengan peristiwa listrik. Dengan demikian sebenarnya manusia merupakan satu sistem biolistrik yang sangat menarik untuk diamati.

Manusia disusun oleh lebih dari 1 triliun sel, yang masing-masing sel mempunyai muatan listrik lebih kurang 90 mV dengan muatan positip diluar membran sel dan muatan negatip didalamnya. Cukup hanya dengan hubungan seri menggunakan 3.000 sel saja akan dihasilkan beda potensial sebesar 270 volt, lebih besar dari tegangan listrik 220 volt milik PLN. Padahal kita memiliki lebih dari 1 triliun sel. Itulah gambaran betapa dahsyatnya manusia andaikata hal itu dapat terjadi dalam tubuh manusia. Ada jenis ikan tertentu seperti belut listrik (Electric Eel) yang dapat mengembangkan perbedaan potensial cukup besar antara bagian kepala dan ekor, sehingga dapat digunakan untuk menyengat lawan atau mangsanya.

Kehidupan manusia yang semakin kompleks, disertai dengan adanya polusi dalam segala bidang kehidupan, baik yang bersifat fisik (air, udara, gelombang) maupun yang bersifat mental (stress, frustasi), menimbulkan berbagai macam problematika hidup yang menyebabkan banyak manusia menjadi sakit. Penyakit dapat menimbulkan gangguan listrik dalam tubuh dan sebaliknya gangguan listrik pada suatu organ dapat menimbulkan gejala penyakit. Dalam dunia kedokteran, peristiwa listrik dalam tubuh ini sudah dimanfaatkan antara lain untuk mendiagnosa gelombang otak dengan alat EEG, mengamati listrik jantung dengan ECG, dan sebagainya.

Untuk dapat hidup, manusia butuh bernafas. Tentu saja bernafas biasa berbeda dengan bernafas untuk sehat dan mengembangkan tenaga dalam. Bernafas biasa dikerjakan secara refleks, sedangkan bernafas untuk tujuan kesehatan dan pengolahan tenaga dalam dikerjakan secara sadar dan teratur.

Sehat adalah modal dasar untuk menjaga kelestarian kualitas sumber daya manusia Tanpa kesehatan tidak ada gunanya segalanya. Satria Nusantara dengan metode khusus mencoba mengembangkan satu sistem olah raga pernafasan tenaga dalam melalui nafas, gerak dan kosentrasi sehingga menghasilkan olahraga sekaligus olahmental dan olah sosial yang diharapkan akan menghasilkan kualitas sumber daya manusia seutuhnya.

CARA LATIHAN

Latihan dilakukan dengan mengolah pernafasan, yang dilakukan dalam 3 tahap:
· Pernafasan duduk awal
· Pernafasan bergerak
· Pernafasan duduk akhir


posted by Samsjul Hudha 11:10 AM   0 comments
 
0 Comments:
Post a Comment
<< Home

Pembina LSP Satria Nusantara

DR. Drs. H. Maryanto, dilahirkan pada tanggal 4 April 1962 di Kisaran, Sumatera Utara. Memiliki silsilah yang unik. Dari pihak ibu darah campuran Batak-Cina, dan dari pihak bapak darah campuran Jawa-Cina. Beliau sejak kecilnya diangkat oleh orang Jawa. Masa remaja sampai dewasa dibesarkan di lingkungan Muhammadiyah, Kauman Yogyakarta. Aktif di Pramuka (1976-1981) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (1979-1981).
Pendidikan: SDN (1969-1974) dan Taman Dewasa Taman Siswa (1975-1977) di Kisaran, SMA Muhammadiyah II (1978-1981) dan FMIPA Kimia Universitas Gadjah Mada (1981-1987) di Yogyakarta. SMP dan SMA dilalui sebagai juara umum sehingga diterima tanpa tes di UGM (Universitas Gadjah Mada).
Sejak usia 11 tahun beliau sudah hobi membaca dan belajar sendiri sesuatu yang berhubungan dengan beladiri dan pernafasan. Pernah mempelajari aliran Prana Sakti, Sinar Putih, Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Yoga, Taichi dan Kungfu, Pernafasan Aliran Jawa, Silat Stroom dan lain-lain.
Senang menggabungkan hasil penelitian ilmiah di Barat, penalaran dan renungan diri serta apa yang dipelajari secara tradisional maupun bacaan. Bercita-cita menjadi seorang dokter, sehingga banyak mempelajari ilmu kesehatan dan sejak usia 16 tahun sudah senang mengobati orang sakit. Latar bela kang Muhammadiyah dan ilmu eksakta melengkapi pengembang an seutuhnya diri beliau,sehingga lahirlah Ilmu Seni Pernafasan Satria Nusantara yang diharapkan dapat dipertanggung jawab kan dari sudut agama, kesehatan dan ilmu pengetahuan.
Sat=enam, tri=tiga, a=daya=kekuatan; nusa antara = nusantara = gabungan dari berbagai aliran ilmu, kesehatan, ilmu pengetahuan dan lain-lain. Jadi yang dimaksud dengan Ilmu Satria Nusantara adalah ilmu pengembangan enam indera manusia dengan tiga kekuatan yaitu: nafas, jurus dan konsentrasi/dzikir yang asal usulnya dari gabungan berbagai aliran ilmu, diseleksi dengan filter agama, kesehatan, ilmu pengetahuan dan lainnya sebatas kemampuan penalaran, wawasan, penelitian dan percobaan beliau sebagai manusia.
Mendirikan Perguruan Beladiri Tenaga Dalam Satria Nusantara pada tanggal 31 Agustus 1985 di Yogyakarta. Satu tahun kemudian disempurnakan dalam bentuk badan hukum Yayasan dengan amal usaha yang sekarang disebut Lembaga Seni Pernafasan Satria Nusantara.
Pernah menjadi dosen di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan FMIPA IKIP Negeri Yogyakarta (1987-1989) dan mengundurkan diri dari Pegawai Negeri atas permintaan sendiri karena kesibukan di Satria Nusantara. Sehari-hari aktif sebagai Pembina Satria Nusantara yang bertanggungjawab tentang keilmuan. Selama 10 tahun telah mengunjungi 180 Daerah Tingkat II di seluruh propinsi di Indonesia. Aktif sebagai penceramah dalam berbagai seminar dan saresehan.
Mempersunting gadis Cilacap yang sangat mendukung karir suami pada tanggal 5 April 1985 dan sekarang sudah dikaruniai 2 orang putra dan 1 orang putri.
Prinsip hidup: Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain, dan seorang Muslim adalah mereka yang menyelamatkan orang lain dari gangguan tangan dan mulutnya!
posted by Samsjul Hudha 11:08 AM   1 comments
 
1 Comments:
Post a Comment
<< Home

LSP Satria Nusantara Probolinggo
SEMBUH SEHAT SAUDARA
Sekretariat d/a PT Kertas Leces - Probolinggo
Hp. : 081-330 618 000
Fax. : 0335-680954
e-MAIL : samhudha@gmail.com

About Me
Name: Samsjul Hudha
Home:
About Me:
See my complete profile
Previous Post
Sebagai salah satu kegiatan karyawan yang ada di ...
EKT di Bentar
EKT terakhir tahun 2008
Halal Bil Halal
Selamat ber Lebaran
Di Ramadhan Latihan tetap Jalan
Pasukan SN Leces - HUT RI 63
Positive Thinking di EKT pada malam hari
Pengayaan
Pradasar ke 2 tahun 2008
Archives
December 2005
February 2006
March 2006
May 2006
August 2006
September 2006
October 2006
November 2006
December 2006
February 2007
March 2007
April 2007
June 2007
July 2007
August 2007
April 2008
May 2008
August 2008
September 2008
October 2008
November 2008
February 2009
Links
TemplatePanic
Blogger

 

Advertisement

 

About This Blog

This blog is powered by Blogger and optimized for Firefox.
Blog designed by TemplatePanic.


Kasih komentar ya... :